Search

annurrahman story

cerita sebuah perjalanan kehidupan

Category

Social

Bersedekah Bikin Duit Habis? Siapa Bilang!

Kamis, 13 Oktober 2011 pkl 15.30 WIB. Ada jadwal meeting di regional office Semarang sore itu. Setelah motor saya parkir, saya berjalan menuju gedung kantor bersama dua teman saya yang lain yang baru sampai juga. Ketika saya tiba di depan pintu masuk kantor, tiba-tiba didatangi oleh seorang anak kecil sembari menengadahkan tangan kecilnya dan berkata ke kami “Pak, minta duit 20rb pak untuk berobat kakek saya”. Begitu ungkap anak kecil tersebut.
Tanpa berpikir panjang, saya membuka dompet dan memberi dia uang 20rb. Ya, sejak sering membaca tulisan, baik di twitter atau di blog-nya mas Saptuari dan Ippho Santosa saya berusaha untuk bisa bersedekah sebanyak mungkin semampu saya. Kata mereka, bersedekah itu membuat kita semakin kaya! Kaya hati dan rezeki. Masih ga percaya?. Sehari setelah meeting tadi, tepatnya hari Jum’at, benar saja, rezeki nomplok datang begitu saja. Pagi itu saya dapat closingan lima nasabah baru!. Dan saya baru sadar malam hari sebelum tidur bahwa itu mungkin bagian dari rezeki Allah yang dikembalikan ke saya dari sedekah ke anak kecil tadi, Subhanallah. Allah maha memberi, saya sempat merinding kalau ingat kejadian itu. Berbagilah, maka Allah akan memberimu lebih.

Follow saya di twitter di @aman_rrahman

Advertisements

GREENPEACE: Awal Dari Sebuah Perubahan

Jum’at siang itu ketika saya sedang ke Ambarrukmo Plaza (atau sebutan kerennya Amplaz) untuk menemani teman yang ingin berbelanja disana saya tertarik ketika membaca sebuah x-banner yang bertuliskan “10 Tahun Lagi Jakarta akan Kebanjiran”. Saya pun segera mendekati stand itu untuk membaca lebih lengkap tentang beberapa kerusakan lingkungan yang sedang dan akan terjadi. Tak disangka ternyata itu adalah stand dari sebuah organisasi yang selama ini hanya saya tahu dari televisi yang tak gencar-gencarnya menyerukan kepada dunia untuk menjaga ekosistem lingkungan, Greenpeace!

Ketika saya sedang asyik membaca, tiba-tiba salah seorang dari penjaga stand tersebut mengajak saya untuk mengetahui lebih jauh tentang Greenpeace, dan saya pun sangat tertarik dengan itu. Dia menjelaskan tentang greenpeace yang merupakan sebuah organisasi independen, dimana mereka tidak menerima donasi dari pemerintah, perusahaan, dan lain sebagainya untuk menjaga agar mereka tetap bisa obyektif dalam mencegah lingkungan dari kerusakan. Jadi mereka hanya menerima dana dari pendukung (supporter) yang tidak ada hubungannya dengan pemerintah dan sebagainya. Supporter disini maksudnya orang pribadi yang dengan sukarela menjadi pendukung dan akan memberikan bantuan dana kepada organisasi ini rutin setiap bulan.

Saya ditantang oleh Mas Indra (penjaga stand) untuk bergabung bersama mereka di Greenpeace. Hmmm,, jelas-jelas saya terima, kenapa? Alasan utama saya tertarik untuk bergabung dengan mereka karena keprihatinan saya melihat kondisi lingkungan di negara kita, apalagi di daerah saya, Bima. Kalau sudah ingat Bima langsung sedih deh, gimana ga, Bima sekarang di setiap gunungnya tidak ada lagi pohon-pohon hijau disana, habis dibakar dan ditebang oleh orang-orang tak bertanggung jawab untuk dijadikan ladang dan kayunya dijual. Ketika musim hujan telah berlalu panas di Bima bukan main, sangat panas. Itu salah satu contoh kecil dan terdekat dengan saya, namun masih banyak kerusakan ekosistem hutan dan lingkungan yang terjadi di luar sana yang mungkin kita tidak tahu.

Dengan masuk di Greenpeace, saya berharap bisa ikut menjadi bagian dari penyelamatan lingkungan ini, untuk masa depan kita, untuk kehidupan yang lebih baik. Dengan menjadi pendukung disini, kita akan dikirimi news letter yang akan memberitahukan dan mengajak kita tentang kegiatan yang akan dilakukan, baik di Jogja ataupun di seluruh Indonesia. Mungkin orang menganggap saya hanya menghabiskan uang dan tenaga, namun jauh dibalik itu saya mempunyai tujuan yang jelas dan ingin membuat perubahan untuk lebih baik. Jika anda ingin mengetahui lebih jauh tentang Greenpeace, silahkan kunjungi website resmi Greenpeace South East Asia di www.greenpeace.or.id.

Sebuah Kisah Yang Patut Kita Renungkan

“Nak, bangun… udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja…”
Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat.
Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang Karyawan disebuah Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.
“Ibu sayang… ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah dewasa.” pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.

Read More

Global Warming

Sadar gak Udara Makin Panas ?

Tahukah Anda kenapa penyakit yang disebarkan vektor, seperti demam berdarah dan flu burung terus merebak?
Tahukah Anda kenapa suhu di Jakarta terus meningkat dari 32-34’C menjadi 36-37’C?
Terasa makin panas aja nggak, sih..? Tahukah Anda kenapa cuaca sering berubah tadinya panas, tiba-tiba hujan lebat, atau sebaliknya dan banjir sering terjadi, sedangkan di saat yang sama banyak daerah yang mengalami kekeringan parah?
Tahukah Anda bahwa ratusan pulau di Indonesia hilang/tenggelam? (Kabarnya kalau cuaca terus panas begini, Jakarta diperkirakan tenggelam di tahun 2090!).
Tahukah Anda bahwa salju di puncak Gunung Jayawijaya (satu-satunya lokasi bersalju di negeri kita) sudah hilang?
Kenapa semua itu terjadi?

Jawabnya: pemanasan global sedang meradang BUMI kita. Kenapa pemanasan global terjadi?

Read More

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑