Sadar gak Udara Makin Panas ?

Tahukah Anda kenapa penyakit yang disebarkan vektor, seperti demam berdarah dan flu burung terus merebak?
Tahukah Anda kenapa suhu di Jakarta terus meningkat dari 32-34’C menjadi 36-37’C?
Terasa makin panas aja nggak, sih..? Tahukah Anda kenapa cuaca sering berubah tadinya panas, tiba-tiba hujan lebat, atau sebaliknya dan banjir sering terjadi, sedangkan di saat yang sama banyak daerah yang mengalami kekeringan parah?
Tahukah Anda bahwa ratusan pulau di Indonesia hilang/tenggelam? (Kabarnya kalau cuaca terus panas begini, Jakarta diperkirakan tenggelam di tahun 2090!).
Tahukah Anda bahwa salju di puncak Gunung Jayawijaya (satu-satunya lokasi bersalju di negeri kita) sudah hilang?
Kenapa semua itu terjadi?

Jawabnya: pemanasan global sedang meradang BUMI kita. Kenapa pemanasan global terjadi?

Katanya nih, pemanasan global terjadi karena pemakaian energi secara berlebihan yang dilakukan manusia dalam kegiatannya sehari-hari dengan mengeksploitasi energi yang dihasilkan bumi. Pemakaian energi yang berlebihan ini menyebabkan pemanasan yang terus menerus naik menuju atmosfer. Masalahnya, suhu panas itu tidak bisa lepas ke angkasa luar sana , jadi berbalik kembali ke bumi (efek rumah kaca) dan jadilah panas semakin menumpuk di bumi sehingga kita makin nggak bisa lepas dari AC dan kipas angin. Nah, apa yang bisa kita lakukan untuk membuat bumi kembali sejuk dan enak ditinggali?
Simple aja, kok. Kita bisa melakukan hal-hal sederhana di bawah ini:

  • memilih naik bis atau angkot saat bepergian, kecuali kalau bareng-bareng boleh naik mobil pribadi atau taksi
  • matikan komputer kalau ga dipake
  • matikan semua alat elektronik yang tidak dipakai, seperti matikan AC atau lampu di ruang yang sedang kosong atau TV yang sedang tidak ditonton.
  • gunakan lampu dan alat-alat elektronik lain yang sudah berlabel “hemat energi”
  • kembalikan plastik belanjaan di supermarket kalau cuma beli vitamin C atau sebuah barang kecil lainnya –yang sebenarnya, tidak pakai kantong pun nggak masalah!
  • kumpulkan plastik atau paper bag belanjaan yang tak terpakai dengan rapi di sebuah laci, suatu hari Anda pasti akan memanfaatkannya. Jadi nggak perlu beli kantong lagi saat memerlukannya. Selain hemat energi dengan mengurangi produksi di pabrik juga, ini bisa mengurangi panas akibat pembakaran sampah pula!
  • jangan sering-sering main gas saat berkendara mobil maupun motor. Selain menimbulkan polusi udara, juga akan menghabiskan bahan bakar kendaraan dengan cepat
  • tanam pohon, perdu, bunga-bungaan, atau lainnya di rumah (walau cuma sebatang di dalam pot)
  • kurangi memakai barang yang diproduksi pabrik, dan mulai gunakan barang konsumsi yang diproduksi tangan manusia serta ramah lingkungan!

Sebenarnya, banyak sekali hal sederhana yang bisa kita lakukan. Secara naluriah, setiap manusia sebenarnya tahu bagaimana caranya menghemat energi dan mengurangi panas bumi dalam kegiatan sehari-hari kita. Jadi, dengarkan baik-baik naluri Anda. Memang sih, awalnya susah berpanas-panas ria naik angkot ke mana-mana. Sepi juga tanpa hiruk-pikuk TV/radio/playstation/ DVD player di setiap ruangan di rumah.
Kasihan juga tukang taksi dan pabrik-pabrik yang berproduksi. Tapi, ini gerakan urgent yang harus kita lakukan segera, bersama, di seluruh dunia! Kita mesti kompak! Nggak tahan kan udara makin panas begini. Apa enaknya?